Langsung ke konten utama

SKEMA PEMBAYARAN DENGAN MENGUNAKAN L/C (2023)

 Skema pembayaran dengan menggunakan L/C atau Letter of Credit biasanya melibatkan tiga pihak, yaitu pihak pembeli, pihak penjual, dan bank. Skema pembayaran L/C dapat dijelaskan sebagai berikut:

1.      Pihak pembeli membuka L/C di bank (bank penerbit) untuk membayar kepada pihak penjual atas barang atau jasa yang telah dipesan.

2.      Bank penerbit L/C mengeluarkan jaminan pembayaran kepada pihak penjual dan memeriksa syarat-syarat dalam L/C, termasuk harga barang, jenis barang, jumlah barang, dan jangka waktu pengiriman.

3.      Pihak penjual menyetujui syarat-syarat yang telah ditetapkan dalam L/C dan melakukan pengiriman barang atau jasa sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat.

4.      Pihak penjual kemudian mengirimkan dokumen-dokumen yang diperlukan kepada bank penerima, yaitu bank yang ditunjuk dalam L/C, termasuk invoice, bill of lading, packing list, dan sertifikat asal barang.

5.      Bank penerima memeriksa dokumen-dokumen tersebut dan memastikan bahwa syarat-syarat dalam L/C telah dipenuhi oleh pihak penjual. Jika dokumen-dokumen tersebut memenuhi syarat-syarat dalam L/C, bank penerima akan membayar kepada pihak penjual sesuai dengan nilai L/C.

6.      Pihak pembeli kemudian membayar kepada bank penerbit L/C atas nilai L/C yang telah diterbitkan, sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya.

Dalam skema pembayaran L/C, bank bertindak sebagai mediator antara pembeli dan penjual, dan memastikan bahwa transaksi dilakukan dengan aman dan terpercaya. Dengan menggunakan L/C, pihak pembeli dapat memastikan bahwa pembayaran hanya akan dilakukan setelah pengiriman barang atau jasa sesuai dengan syarat-syarat yang telah ditetapkan dalam L/C. Sementara itu, pihak penjual dapat memastikan bahwa pembayaran akan diterima atas pengiriman barang atau jasa yang telah dilakukan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

LETTER OF CREDIT (L/C) DENGAN OPSI USANCE

Letter of credit (L/C) adalah bentuk pembayaran yang sangat popular saat ini dalam perdagangan internasional, selain jenisnya bentuk pembayaran yang dapat dilakukan dengan mengunakan L/C pun terbagi atas beberapa cara antara lain L/C dengan bentuk pembayaran at sight dan L/C dengan bentuk pembayaran usance. Definisi Usance pada LC Letter of credit (L/C) dengan bentuk pembayaran usance adalah L/C dengan pencairan berdasarkan tenor (waktu) yang telah ditetapkan sebelumnnya kepada pihak bank penerbit (advising bank) biasanya tenor yang berlaku untuk L/C dengan bentuk pembayaran usance ini terbagi atas 3, antara lain, untuk jangka waktu 30 hari, 60 hari dan 90 hari. Keterangan ini penulis peroleh dari pengalaman penulis dengan bank penerbit (advising bank) sebelumnnya. Apa Fungsi Tenor/Jangka Waktu Tenor atau jangka waktu yang ditetapkan pada Lc dengan bentuk pembayaran usance berfungsi untuk penetapan tanggal pencairan dari LC dengan bentuk pembayaran usance tersebut....

KEUNTUNGAN TEKNOLOGI BLOCKCHAIN UNTUK SEKTOR HUKUM

Dalam era digital saat ini, teknologi terus berkembang dengan pesat dan mempengaruhi berbagai sektor, termasuk sektor hukum. Salah satu teknologi yang sedang naik daun adalah blockchain. Artikel ini akan membahas mengenai keuntungan teknologi blockchain yang dapat di gunakan untuk sektor hukum, serta hal apa saja yang dapat dikembangkan dan dimanfaatkan oleh sektor hukum terhadap teknologi blockchain saat ini.   MENGENAL BLOCKCHAIN Blockchain merupakan teknologi yang memungkinkan penyimpanan data secara terdesentralisasi dan terenkripsi dalam bentuk blok yang saling terhubung. Setiap blok baru yang ditambahkan akan mengandung informasi dari blok sebelumnya, sehingga menciptakan rantai data yang sulit untuk diubah atau dimanipulasi.   MENGAPA BLOCKCHAIN PENTING UNTUK SEKTOR HUKUM Teknologi blockchain memiliki potensi untuk mengubah cara kerja sektor hukum. Dengan sifatnya yang terdesentralisasi, transparan, dan kebal terhadap manipulasi, blockchain dapat membantu me...

BANK GARANSI DAN FUNGSINYA

Bank Garansi adalah instrumen keuangan yang dikeluarkan oleh bank untuk memberikan jaminan pembayaran atas suatu transaksi yang dilakukan antara dua pihak. Bank Garansi dianggap sebagai alternatif yang lebih aman daripada pembayaran tunai atau pembayaran dimuka karena bank bertindak sebagai pihak penjamin yang memberikan jaminan pembayaran kepada penerima garansi jika terjadi pelanggaran kontrak oleh pemberi garansi. Fungsi utama dari Bank Garansi adalah sebagai berikut: 1)      Jaminan Pembayaran: Bank Garansi memberikan jaminan pembayaran kepada penerima garansi jika pemberi garansi tidak memenuhi kewajibannya sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan. 2)      Penjaminan Kontrak: Bank Garansi digunakan sebagai bentuk penjaminan untuk memastikan bahwa pemberi garansi akan memenuhi kewajibannya sesuai dengan persyaratan kontrak yang telah disepakati oleh kedua belah pihak. 3)      Mengurangi Risiko: Bank Garan...